22 and STILL COUNTING

22 AND STILL COUNTING







Aku adalah manusia biasa,aku seorang mahasiswa disalah satu universitas di jepang.jarak antara rumahku dengan universitas lumayan jauh karna itu aku selalu naik kereta bawah tanah setiap harinya untuk pulang pergi sekolah.

Hari itu seperti hari hari biasanya aku bangun pagi dan segera berangkat ke universitas.di sana aku seperti biasa bermain belajar dan bertemu teman teman,tetapi dosenku memberikan tugas yang tidak memungkinkan untuk dikerjakan dirumah.akupun mengerjakan tugas itu sampai larut malam

Jam sudah menunjukan pukul 9 malam.akupun bergegas menuju stasiun untuk naik kereta.pada hari itu stasiun sedang sepi,aku berpikir mungkin karna sudah larut malam.akupun menunggu seorang diri di stasiun itu.tiba tiba ntah knapa bulu kuduk ku merinding.aku melihat seorang nenek tua yang duduk didekat rel kereta itu.dan nenek itu sepertinya sedang mengucapkan sesuatu,tetapi tidak begitu jelas,karna aku duduk lumayan jauh dari nenek itu.aku penasaran dan mendekat ke nenek itu.ternyata dia sedang mengucapkan angka 22 terus menerus.aku pun berada tepat didepannya.aku bertanya pada nenek itu “nenek mau kmana”.nenek itu mengangkat kepalanya dan menatapku tajam.wajah nenek itu membuat ku kaget dan takut.tiba tiba nenek itu mendorong ku jatuh ke arah rel dan kereta api lewat dgn kencangnya.nenek itu pun kembali duduk dan kembali berbicara 23 terus menerus.





Komentar

  1. Nenek itu bilang 22 karena anak itu tadi adalah orang ke 22 yg mati di situ

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bisa Saja seperti itu,cuman ada kemungkinan lain gan yaitu udah 22 itu korban yang telah dibunuh dan anak itu adalah korban ke 23
      btw jawaban yang masuk akal juga

      Hapus

Posting Komentar

Tolong berkata yang sopan, tidak menyinggung maupun mendiskriminasi. Dan jika melanggar, tau sendiri akibatnya!

Postingan Populer