Pacaran, Yang Salah Diartikan Dengan Ta'aruf | Awinata Blog


Guys kali ini Bang Al akan nge post seputar Islam nih. Coba kalian tebak, berapa banyak orang yang berpacaran di kelas/ sekolah kalian?? pasti banyak kan??. Tapi ketika kalian tanya, rata-rata mereka pasti menjawab " ini itu ta'aruf bukan pacaaran". Tapi apa itu benar??. CEKIDOTT!!


Taaruf adalah kegiatan bersilaturahmi, kalau pada masa ini kita bilang berkenalan bertatap muka, atau main/bertamu ke rumah seseorang dengan tujuan berkenalan dengan penghuninya. Bisa juga dikatakan bahwa tujuan dari berkenalan tersebut adalah untuk mencari jodoh. Taaruf bisa juga dilakukan jika kedua belah pihak keluarga setuju dan tinggal menunggu keputusan anak untuk bersedia atau tidak untuk dilanjutkan ke jenjang khitbah (Pernikahan) - taaruf dengan mempertemukan yang hendak dijodohkan dengan maksud agar saling mengenal.

Pacaran diartikan sebagai hubungan yang di jalani ketika seorang pria dan seorang wanita saling menyukai satu sama lain dan ingin menjajaki kemungkinan untuk melangkah ke hubungan yang lebih serius lagi,atau sebagai status yang melegalkan mereka untuk merasa bebas saat terlihat berdua dan saling mengungkapkan ekspresi sayang.Dari pernyataan tersebut bisa kita ambil kesimpulan bahwa dengan Pacaran kita bisa lebih mudah mengikuti alur hawa nafsu ke arah negatif

Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/farismiracle7/pacaran-atau-taaruf_551b4cf6813311c67f9de639
Pacaran diartikan sebagai hubungan yang di jalani ketika seorang pria dan seorang wanita saling menyukai satu sama lain dan ingin menjajaki kemungkinan untuk melangkah ke hubungan yang lebih serius lagi,atau sebagai status yang melegalkan mereka untuk merasa bebas saat terlihat berdua dan saling mengungkapkan ekspresi sayang.Dari pernyataan tersebut bisa kita ambil kesimpulan bahwa dengan Pacaran kita bisa lebih mudah mengikuti alur hawa nafsu ke arah negatif
Pacaran diartikan sebagai hubungan yang di jalani ketika seorang pria dan seorang wanita saling menyukai satu sama lain dan ingin menjajaki kemungkinan untuk melangkah ke hubungan yang lebih serius lagi,atau sebagai status yang melegalkan mereka untuk merasa bebas saat terlihat berdua dan saling mengungkapkan ekspresi sayang.Dari pernyataan tersebut bisa kita ambil kesimpulan bahwa dengan Pacaran kita bisa lebih mudah mengikuti alur hawa nafsu ke arah negatif

Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/farismiracle7/pacaran-atau-taaruf_551b4cf6813311c67f9de639

Pacaran diartikan sebagai hubungan yang di jalani ketika seorang pria dan seorang wanita saling menyukai satu sama lain dan ingin menjajaki kemungkinan untuk melangkah ke hubungan yang lebih serius lagi,atau sebagai status yang melegalkan mereka untuk merasa bebas saat terlihat berdua dan saling mengungkapkan ekspresi sayang.Dari pernyataan tersebut bisa kita ambil kesimpulan bahwa dengan Pacaran kita bisa lebih mudah mengikuti alur hawa nafsu ke arah negatif

Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/farismiracle7/pacaran-atau-taaruf_551b4cf6813311c67f9de639
Di sini terlihat jelas perbedaan yang mendasar antara Pacaran dengan Taaruf.Jika Pacaran lebih kepada kenikmatan sesaat,zina dan maksiat.Taaruf lebih jelas tujuannya yakni untuk mengetahui kriteria calon pasangan.Taaruf juga mempunyai proses.Dalam proses inilah kita bisa lebih memahami kriteria calon pasangan kita nantinya.


Memilih pasangan hidup seharusnya di dasari atas keimanan yang ia miliki dan keimanannya mampu menguatkan keimanan kita juga.Masalah kita mendapati pasangan yang ganteng atau cantik anggaplah semua bonus dari Allah untuk kita.Asalkan ia Sholeh dan Sholeha semua akan menjadi indah nantinya.

Jadi Tujuannya adalah:
• Ta’aruf : Mengenal calon istri atau suami, dengan harapan ketika ada kecocokan antara kedua belah pihak berlanjut dengan pernikahan.
• Pacaran : Mengenal calon pacar, dengan harapan ketika ada kecocokan antara kedua belah pihak berlanjut dengan pacaran (belum jelas berlanjut dengan pernikahan atau tidak), dan pacaran lebih kepada kenikmatan sesaat, zina, dan maksiat.


SEKIAN, WASSALAMUALAIKUM
Sumber : LINK
               LINK

Komentar

  1. Ya gan menurut saya itu benar. Sayamau tanya, kalo taaruf tapi suka maksiat itu gimana ya??

    BalasHapus
    Balasan
    1. SIP gan pertanyaan yang bagus. Nanti saya buat artikelnya. Stay di Alwinata Blog YA!!

      Hapus
  2. Mau nambahin nih saya
    Dan jangan lah kamu mendekati zina; (zina) itu termasuk suatu perbuatan yang keji, dan suatu jalan yang buruk
    [Q.S. Al-Isra': Ayat 32]

    BalasHapus
  3. Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.

    BalasHapus

Posting Komentar

Tolong berkata yang sopan, tidak menyinggung maupun mendiskriminasi. Dan jika melanggar, tau sendiri akibatnya!

Postingan Populer