Kisah Seorang Lelaki dengan Sekawanan Burung | Alwinata Blog
nb. Cerita ini terinspirasi dari lagu "Fly On"-Coldplay. Bisa dibilang ini hasil serapan lagunya. Jadi hanya yang sudah pro yang tahu maksud lagu ini, dan dijamin yang pro pasti bakal baper. Nih untuk videonya :
nb. Untuk cover artikel ini saya ambil dari Google Images dengan keyword "Magic Coldplay Wallpaper". Jadi, ya saya unduh aja yang ada disitu
Di suatu saat, hiduplah seorang lelaki yang
selalu pemurung. Ia selalu merenungi nasibnya dari pagi hingga petang. Namun
semua itu berubah setelah sekawanan burung hinggap di halaman rumahnya. Ia
berubah menjadi sangat bahagia dan selalu melihat sekawanan burung yang selalu
hinggap di halaman rumahnya.
Pada suatu saat, ia tiba-tiba merasa murung
karena sekawanan burung tersebut tidak hinggap dirumahnya. Ia berusaha mencari
dan terus mencari dimana keberadaan sekawanan burung tersebut. Akhirnya, ia
menaburkan secercah makanan di halaman rumahnya. Dan benar saja, sekawanan
burung tersebut hinggap kembali di rumahnya.
Hari demi hari, keadaan itu terus berlanjut,
sang lelaki terus memberi secercah makanan di halaman rumahnya sampai-sampai ia
menghiraukan kondisinya sendiri. Ia tidak peduli akan dirinya dan hanya
mementingkan sekawanan burung tersebut. Baginya, sekawanan burung tersebut
adalah sebuah kebahagiaan tersendiri.
Namun suatu saat ketika ia sudah kehabisan
makanan, dan ia telah dililit hutang yang sangat banyak, ia kembali merenung di
depan halaman rumahnya. Ia takut kalau sekawanan burung itu akan pergi, dan
tidak akan kembali lagi. Ia sangat pusing dengan permasalahannya itu.
Dan benar saja, sekawanan burung itu pergi dan
tidak kembali lagi. Sang lelaki kembali sedih dan duduk merenung lagi di
halaman rumahnya, berharap ia bisa terbang bersama sekawanan burung tersebut.
Namun apadaya, sekawanan burung tersebut telah hilang dan tidak dapat ditemukan
kembali. Tidak ada yang bisa diperbuatnya lagi.
Mungkin bagi orang lain, sekawanan burung itu
hanya mengganggu, tidak penting. Namun baginya, sekawanan burung tersebut
sangatlah penting karena sekawanan burung tersebut mampu membuatnya bahagia,
tidak murung lagi, dan meskipun itu hanya sementara.
Dan sekarang, sang lelaki kembali sedih. Namun,
ia tidak berputus asa terhadap sekawanan bruung tersebut. Entah sekawanan
burung yang baru, atau yang lama yang telah kembali kepada sang lelaki. Dan
sampai saat ini, dia masih menunggu, menunggu sekawanan burung.

Keren. Bagus bagus review lagu coldplay nya. Lanjutkan !
BalasHapus