Story Of Us - Prologue | Alwinata Blog
“Life is beautiful, but life is more painful without F.
Kata-kata singkat namun penuh dengan makna. Hidup itu sangatlah indah, tetapi
semua sudut pandangmu mengenai kehidupan dapat berubah seketika ketika kau
mengetahui bahwa kehidupan mempunyai teman baru, yaitu kebohongan. Semua
kenangan manismu, semua kenangan indahmu tentang apapun akan terasa hampa.
Seperti telur tanpa isi. Memang, kehidupan memang plin-plan dalam beberapa hal.
Kadang kehidupan hanya bermaksud untuk memberi kita sebuah kenangan untuk
disakiti, layaknya anak kecil yang menangis karena permennya telah diambil lagi
oleh orang dewasa. Tetapi disitulah letak ujian yang sesungguhnya. “Janganlah
kau gagal dalam ujian hidup”, itu adalah kata-kata yang selalu kupegang teguh.
Ujian hidup dapat membuat kita terjerumus sedalam-dalamnya. Namun dari situlah,
kita berusaha untuk bangkit meraih kembali apa yang telah direnggut olehnya.
Banyak hal yang telah kulewati, berbagai macam ujian. Dan
dari situlah aku belajar arti kehidupan yang sebenarnya, belajar apa itu
perjuangan. Berjuang tidaklah semudah yang kalian kira. Tidak semudah
membalikkan telapak tangan. Berjuang memerlukan kesabaran, kesabaran menghadapi
seseorang. Ya, seseorang yang kau cintai.
Bisa dibilang aku menulis ini dengan special. Mungkin
artikel kecil ini tidak bisa menggambarkan semua keindahanmu. Bisa dibilang,
aku hanyalah seorang pelajar yang kurang mengerti cara-cara menulis kiasan.
Tapi mungkin, imajinasiku bisa menggambarkan itu. Mungkin aku hanya seorang
pelajar ingusan yang mencoba menuangkan segalanya dalam rangkaian kata-kata
yang rupawan. Aku ingin kembali ke awal lagi, dimana masalah yang kita lewati
dalam suka dan duka bersamamu. Dimana banyak hal-hal yang sangat membekas di
ingatanku. Dan aku harap kau membaca ini.
23 November 2016
Tito
Ya itu mungkin
postingan terakhirku tentang kita. O iya perkenalkan namaku Tito, seorang
pelajar sekaligus blogger yang masih minim ilmu tentang blogging. Aku tinggal
di Kota Pahlawan, Surabaya. Tak ada yang special tentangku. Dalam hidup aku
memegang satu prinsip, “Jika aku menggenggam, maka akan sulit untuk kulepaskan.
Dan jika aku sudah melepasnya, maka seakan mustahil bagiku untuk menggenggamnya
lagi”. Prinsip itu mengajarkan kita betapa kita harus berpegang teguh pada
pendirian.
Di malam setelah aku
menulis postingan itu, aku pergi keluar dan duduk di teras depan rumahku. Aku
terdiam sejenak melihat jutaan bintang-bintang yang bersinar di angkasa. Aku
melamun memikirkan bahwa apa reaksinya setelah aku memposting artikel itu. Bertanya
tanya apakah ia akan marah atau justru hanya dipandang Sebelah mata. “Ahh
sudahlah apa kata besok” kataku sambil membuyarkan lamunanku.
~~oOo~~

Komentar
Posting Komentar
Tolong berkata yang sopan, tidak menyinggung maupun mendiskriminasi. Dan jika melanggar, tau sendiri akibatnya!