Ed Sheeran - Perfect, As Perfect As You | Alwinata Blog
Sempurna, satu kata namun sulit untuk dijelaskan. Sempurna bukan berarti perfeksionis, apalagi sinis. Namun sempurna adalah sebuah sinopsis hidup yang indah, dan terlalu manis untuk kau iris.
Perfect, siapa yang tak kenal lagu tersebut? Lagu yang diciptakan oleh musisi dunia, Ed Sheeran ini bergitu menggetarkan jiwa para pendengarnya. Bahkan Ed Sheeran sendiri tidak segan untuk menganggap lagu ini sebagai penerus dari "Thinking Out Loud", ataupun lebih baik.
Haii guyss kembali lagi di Alwinata Blog. Kali ini kita akan membahas habis tentang Perfect dari Ed Sheeran. Seperti yang kita tahu, Perfect merupakan salah satu lagu dari album ÷ (Divide) yang seketika menjadi buming saat tanggal rilisnya muncul, yakni pada 22 September 2017. Dan hanya dalam waktu beberapa bulan, Perfect mampu menduduki peringkat satu dalam berbagai chart, diantaranya Uk Single Chart dan The Billboard Hot 100. Jadi bagaimana sisi indah dari lagu tersebut? Simak ulasan berikut ini...
Background
Tentu saja mungkin sebagian besar dari kalian sudah bisa menebak untuk siapa lagu ini diciptakan Ed. Lagu cinta tersebut ditujukan kepada sang kekasih, Cherry Seaborn, yang tidak lain adalah teman satu sekolahnya dahulu (dimana dijelaskan pada bait "Cause we were just kid when we fell in love"). Lagu classical rollover ini untuk pertama kalinya dinyanyikan bersama dengan kakaknya, Matthew Sheeran sebagai permintaan terakhir dari neneknya sebelum beliau wafat.
Musik
Lagu bertempo 63 bpm dan bernada A♭ ini mampu dibawakan Ed dengan syahdu dan mengalun indah. Liriknya pun tidak terlalu "rumit" dan cenderung mudah untuk dipahami oleh banyak orang. Paduan gitar akustik dengan sedikit sentuhan biola dapat membawa rasa klasik yang khas bagi lagu ini.
Penggambaran Ed Sheeran tentang lagu ini seakan sebagai suatu 'Achievement' dalam sebuah hubungan sangatlah tepat. "Perfect" seakan bercerita betapa bahagianya hidup dengan damai bersama seseorang yang kau cintai. Dimana kau menari dengan beralaskan rumput hijau, dan beratapkan rembulan, dan berhias kebahagiaan. Disaat engkau berbagi suka duka, mimpi, dan cerita di depan perapian yang menyala. Sampai akhirnya engkau tersadar, bahwa disampingmu telah ada malaikat yang bersandar tepat pada bahumu meminta agar kita tetap bersama untuk selamanya. Semua kiasan itu menggambarkan betapa spesialnya lagu "Perfect" ini dimata seorang Ed Sheeran.
Penggambaran Ed Sheeran tentang lagu ini seakan sebagai suatu 'Achievement' dalam sebuah hubungan sangatlah tepat. "Perfect" seakan bercerita betapa bahagianya hidup dengan damai bersama seseorang yang kau cintai. Dimana kau menari dengan beralaskan rumput hijau, dan beratapkan rembulan, dan berhias kebahagiaan. Disaat engkau berbagi suka duka, mimpi, dan cerita di depan perapian yang menyala. Sampai akhirnya engkau tersadar, bahwa disampingmu telah ada malaikat yang bersandar tepat pada bahumu meminta agar kita tetap bersama untuk selamanya. Semua kiasan itu menggambarkan betapa spesialnya lagu "Perfect" ini dimata seorang Ed Sheeran.
Some Fact
- Inspirasi untuk Chorus didapatkan Ed Sheeran setelah ia berkunjung ke ruma James Blunt di Ibiza, dan secara kebetulan terdapat 2 penyanyi sedang mendengarkan lagu "March Madness". Seketika Ed langsung menyewa studio untuk menuangkan inspirasinya pada lagu ini.
"We were in Ibiza at James Blunt's house and for some reason, there was a certain point in the night and people just put on house music. I just don't like house music at all - at all! So I changed it to Future's 'March Madness' and there were a bunch of 40 year old people like, 'What are you doing? What is this?' And then we had a dance."
- Terdapat beberapa versi dari "Perfect" yang dirilis ke publik. Diantaranya versi akustik, remix oleh Mike Perry dan Robin Schulz, versi duet bersama Beyonce yang diberi nama "Perfect Duet", dan versi opera dengan Andrea Bocelli yang diberi nama " Perfect Symphony ".
